logo rdk
 
9 Februari 2010 - 11.38 WIB  
Pencarian
   
1 2 3 4 5
2 Februari 2010 - 10.34 WIB
 

Tanggal 1 Mei 2009, tepat perayaan Hari Buruh Sedunia, senja itu, mobil BM 17 RD berhenti di pelantaraan pakir kantor redaksi Riau Pos. Pria paruh baya mengenakan busanan T-shirt kuning keluar dari mobil. Ia langsung menuju lantai dua, ruangan CEO Riau Pos Group.

 
2 Februari 2010 - 10.13 WIB
 

AKHIRNYA cita-cita Rida K Liamsi untuk membangun surat khabar dan Tv lokal di Tanjung Pinang terwujud. Pertengahan Januari lalu, saudagar berdarah Melayu ini melaunching Tanjungpinang Pos, Indra Sakti Tv (ISTv), Karimun Tv (KTv) dan toko buku 171 dalam acara bertajuk Gilang Tanjungpinang Gemilang, di Komplesk Pin Lang Emas, Komplek Maya Nomor 15, Batu 9, Tanjungpinang yang turut dihadiri wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) M Sani.

 
6 Desember 2009 - 14.30 WIB
 
PEKANBARU (RP)-Konvensi ke-10 Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), Sabtu (5/12) dibuka. Bersamaan dengan dimulainya agenda tahunan silaturrahmi ini, juga dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Riau Investment Corporation (RIC) dengan DMDI Finance House untuk penambangan serta pemasaran batubara ke Malaysia.
 
16 November 2009 - 20.02 WIB
 
Laporan TIM RIAU POS, Pekanbaru redaksi@riaupos.com

SUDAH 14 tahun Anugerah Sagang memberikan apresiasi kepada seniman dan budayawan Melayu. Namun tekad yang lebih jauh sudah dipatok, yakni bahwa anu¬gerah ini akan terus dipertahankan, minimal hingga 50 tahun atau setengah abad ke depan. ‘’Kita bertekad Anugerah Sagang terus memotivasi seniman dan budayawan Melayu dan bisa bertahan hingga 50 tahun ke depan,’’ ujar Ketua Dewan Pembina Yayasan Sagang, H Rida K Liamsi.
 
23 Oktober 2009 - 15.20 WIB
 
BUMN dan BUMD seringkali dianggap sebagai beban suatu bangsa karena dituding selalu merugi. Padahal hanya BUMN dan BUMD lah yang mampu memberikan harga yang murah dan terjangkau di era globalisasi dan pasar bebas saat ini. Mengingat keberadaan mereka di bawah kendali pemerintahan, pihak yang paling bisa melindungi kesejahteraan masyarakatnya. Selain itu, BUMN juga tak selamanya buruk, tergantung perhatian para pemilik. Buktinya kini lebih dari 50 persen PDRB Indonesia berasal dari laba perusahaan negara tersebut.

Laporan Andi Noviriyanti, Pekanbaru andinoviriyanti@riaupos.com
 
  >>>>>>>>
 
( Catatan Kebudayaan Penghujung 2009 )
2 Februari 2010 - 10.59 WIB

MEMANDANG Penyengat di suatu petang, Anno Domini penghujung 2009. Matahari bersimbah jingga, menyiram puncak-puncak menara Mesjid Sultan dan berdenyar di puncak-puncak menara telekomunikasi. Pepohonan kelapa melambai. Rumah-rumah panggung sayup dan senyap menunggu gelap. Ombak-ombak sisa hempasan kapal-kapal feri Tanjungpinang-Batam berdebur dan bernyanyi sepanjang musim.

 
 
“Rida’s Way”
2 Februari 2010 - 10.34 WIB

Tanggal 1 Mei 2009, tepat perayaan Hari Buruh Sedunia, senja itu, mobil BM 17 RD berhenti di pelantaraan pakir kantor redaksi Riau Pos. Pria paruh baya mengenakan busanan T-shirt kuning keluar dari mobil. Ia langsung menuju lantai dua, ruangan CEO Riau Pos Group.

 
 
Tanjungpinang Pos, ISTV, KTV dan Toko Buku 171:
2 Februari 2010 - 10.13 WIB

AKHIRNYA cita-cita Rida K Liamsi untuk membangun surat khabar dan Tv lokal di Tanjung Pinang terwujud. Pertengahan Januari lalu, saudagar berdarah Melayu ini melaunching Tanjungpinang Pos, Indra Sakti Tv (ISTv), Karimun Tv (KTv) dan toko buku 171 dalam acara bertajuk Gilang Tanjungpinang Gemilang, di Komplesk Pin Lang Emas, Komplek Maya Nomor 15, Batu 9, Tanjungpinang yang turut dihadiri wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) M Sani.

 
 
  Berita Lainnya
 
19 Januari 2010 - |
18 Januari 2010 - |
18 Januari 2010 - |
17 Januari 2010 - |
17 Desember 2009 - |
6 Desember 2009 - |
3 Desember 2009 - |
3 Desember 2009 - |
3 Desember 2009 - |
2 Desember 2009 - |
 
 
 
 
  Kumpulan  Puisi Rida
  Sahabat
  + Index Artikel  

 

  Profil

Rida K Liamsi


Rida mungkin telah ditakdirkan menjadi Raja Media di Sumatera Bagian Utara. Sukses dengan bisnis media, Rida seperti menggelinding ke dunia bisnis .Meski begitu sibuk degan berbagai kegiatan kewartawanan dan juga bisnisnya, ternyata Rida tak pernah lepas dari dunia kesusastraan dan perhatiannya terhadap pelestarian dan pengembangan budaya Melayu
 
 
 
 

      Rasa rinduku padamu ROSE
      adalah kuda
      di padang terbuka
      tak henti lari
      tak siang tak malam
      tak panas tak hujan
      tak perih tak luka
      tak satu tak dua
      tak
      tak
      tak
      tak nyerah
      tak kalah
      tak nyimpan pedang
      tak gantung kapak
      tak kemas tali
      tak kubur mimpi
      tak sebelum rindu ku

            tenggelam dalam kalbu
            tidur dalam nadi mu

      Rasa rindu ku padamu ROSE
      adalah kembara
      di padang terbuka
      lupa batas
      luruh waktu

           tak pagi
           tak petang
           tak manis
           tak pahit
           tak
           tak
           tak
           tak haus
           tak lapar

           tak kira
           beribu lie
           beribu sungai
           beribu jam
           beribu hari
           beribu ribu mimpi
           harap dan dendam
                      terpendam

      Rasa rinduku pada mu ROSE
      adalah panah
      yang melesat melintas cakrawala
      tak putus asa

           memburu
           demi detik
           demi napas
           demi lelap
           demi sirap denyut nadi ku
           menunggu
           menerkam

           tiap langkah
           tiap jangkau
           tiap cekam
           tiap jemari

           tuliskan cinta
           tikamkan sembilu
           rinduku

      Rasa rindu ku pada mu ROSE
      adalah pahit
      di padang anggur
      bagai cuka
      bagai racun
      bagai maut

           ku tabung
           tiap tetes
           tiap hirup
           tiap hela napas
           ketika mulutku katup
           menyebut rinduku
           membunuh cintaku
           pada mu

[1977/2000]

 
 
DHTML Tab,JavaScript Tab
Artikel Terbaru
Populer
 2 Februari 2010 - 10.59 WIB
 2 Februari 2010 - 10.34 WIB
 2 Februari 2010 - 10.13 WIB
 19 Januari 2010 - 10.14 WIB
 18 Januari 2010 - 12.51 WIB
 
  Tulisan Budaya
  Membangun Tradisi, Menjunjung Kreativitas
 

MEMANDANG Penyengat di suatu petang, Anno Domini penghujung 2009. Matahari bersimbah jingga, me ...

 
  Buku Rida
 
 

“Ini hasil limbah yang dibakar,” kata seorang pria sembari menunjukka...
 
Rida Award 2009
Saya Aborsi Sendiri
 

* Ketika Segelintir Pelajar Tanjungpinang Menjajakan Diri
...
 
 
* Bus Bisa Gratis, Nafas Malah “Bayar”
Tak ada lagi jarak anta...
 
Komentar :
  haloo
  <script>location.href="http: ...
 
  haloo
  halooooooo ...
 
  Ayi
  Aq jg kyk gt tp g separah it bgat ...
 
  Robin
  Google <a href="http://google.c ...
 
  Cintya imut
  Rasax gmana cie,enak ya?jd pngen.. ...